gmim.or.id – Selasa (03/4/18) pukul 10.00 Wita di Aula Lantai 3 Kantor Sinode GMIM, dilaksanakan serah terima pelayanan dari BPMS, MPS dan BPPS GMIM Periode 2014-2018 kepada BPMS, MPS dan BPPS GMIM periode 2018-2022.

Diawali dengan ibadah yang dipimpin Pdt. Decky Kornelius Lolowang, serah terima tersebut dilanjutkan dengan pemaparan sejumlah hal-hal penting yang menjadi bagian dari serah terima yang disampaikan Wakil Sekretaris BPMS GMIM Bidang Pekerja GMIM dan Pelsus Pdt. Richard Mengko, M.Th.

Usai penanda tanganan dokumen serah terima dan penyerahan secara simbolis, Ketua BPMS GMIM Periode 2018-2022 Pdt. DR. HWB Sumakul menyampaikan pesan bahwa

GMIM terus menjadi Gereja yang bertumbuh dan meluas.

“Tanda-tanda kerajaan Allah dinyatakan melalui GMIM.  Kiranya Tuhan menolong kita.  Kita tetap bersama dengan anggota-anggota jemaat, sebagai grassroot Gereja ini. Dimana saat ini GMIM memiliki sekitar 800.000 anggota jemaat.” terang Sumakul.

Sementara itu, Ketua BPMS GMIM Periode 2018-2022 Pdt. DR. Hein Arina menegaskan, dirinya bersama jajaran lainnya bukan hanya melaksanakan tugas administrasi saja.

“Selain menjalankan tugas administrasi dan manajemen di kantor ini berdasarkan renstra dan RKT yang sudah ada. Tapi bukan berarti mereduksi tugas panggilan kita untuk mengajar, menggembalakan, memuridkan serta menyembuhkan. Kita harus memanage supaya tugas-tugas administratif ini betul-betul merefleksikan renstra yang berlaku,” ungkap Arina.

Saat menyampaikan sambutan Pemprov Sulut, Wakil Gubernur Pnt. DR. Steven Kandouw mengatakan, sepertiga penduduk Sulawesi Utara adalah warga GMIM.  Jumlah tersebut sangat menentukan ke arah mana arah provinsi Sulawesi Utara akan dibawa.

“Akhir-akhir banyak yang berkata seakan-akan pemerintah terlalu banyak campur tangan dengan urusan GMIM.  Mungkin mereka lupa,  torang samua sayang deng cinta GMIM. Terpanggil untuk membantu dan membangun GMIM. Ini yang perlu saya klarifikasi. Tidak ada udang dibalik batu. Saya optimis GMIM pasti akan lebih baik dari hari kemarin dan esok harus lebih baik dari hari ini,”  ungkap Kandouw.

(penulis dan foto: Frangki Noldy Lontaan Editor: Pdt. Janny Ch. Rende)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here