gmim.or.id – Minggu (19/8), pukul 18.30 WITA di Jemaat Sentrum Bitung, Panitia Bulan Peduli Anak GMIM tahun 2018 dilantik.  Mengawali pelantikan, Wakil Ketua KPA Sinode GMIM Pnt. Drs. Fadjar Imanuel Sahante membacakan apa yang menjadi tugas dan wewenang serta kewajiban panitia pelaksana sebagaimana yang tercantum dalam Surat Keputusan (SK) dan dilanjutkan dengan pelantikan oleh Ketua BPMW Bitung Satu Pdt Aser Esau, MTh.

Pnt. Dra. Khouni Lomban-Rawung dalam sambutannya mengakui, sebagai Ketua Umum panitia, dirinya butuh dukungan serta kerjasama antara jajaran panitia. “Saya menerima dengan sukacita iman. Ini adalah pekerjaan rohani. Kerja untuk Tuhan. Melayani Jemaat, melayani masyarakat. Semua ini untuk hormat dan kepujian nama Tuhan. Semua kelebihan jajaran panitia pasti akan melengkapi kekurangan saya, agar kita semua bersinergi dengan baik.” kata dia.

Lanjut dia, sebagai Kota Layak Anak menjadi salah satu alasan Bulan Peduli Anak GMIM tahun 2018 dipusatkan di Kota Bitung. “Di tahun 2017 Kota Bitung ditunjuk sebagai Kota Layak Anak dan puji Tuhan di tahun 2018 menjadi Kota Layak Anak tingkat Madya. Ini semua hanya karena kemurahan Tuhan dan kolaborasi positif antara Pemerintah dan Gereja.” pungkas dia.

Dalam kesempatan itu,  Ketua KPA Sinode GMIM Pnt. Michael Mait, S.Kom menjelaskan tujuan dari program Bulan Peduli Anak. “Bulan Peduli Anak merupakan salah satu program unggulan KPA Sinode GMIM. Untuk menjangkau anak-anak yang ada di pelosok, kepulauan, atau daerah-daerah tertentu yang sangat membutuhkan kepedulian dan perhatian kita semua, lewat program yang menyentuh langsung anak dan guru sekolah minggu, bahkan anggota jemaat dan masyarakat.” ujar mantan Assisten Bendahara KPA Sinode GMIM periode 2014-2018 ini.

Ia menegaskan, KPA Sinode GMIM menaruh kepercayaan yang besar kepada panitia pelaksana Bulan Peduli Anak GMIM 2018. Untuk itu, ia meminta panitia tidak segan-segan untuk berkoordinasi dan berkomunikasi dengan KPA Sinode GMIM demi lancarnya kegiatan yang akan rencananya berakhir pada bulan November atau Desember mendatang.

(penulis dan foto: Frangki Noldy Lontaan.  Editor: Pdt. Janny Ch. Rende, M.Th.)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here