Allah Pembela

Roma 8:33-35

Pembelaan Allah digambarkan seperti dalam suatu per-sidangan: ada yang menggugat dan menghukum orang-orang pilihan. Hal ini merujuk pada persoalan di dalam jemaat mengenai praktek-praktek yang dipaksakan kepada umat.

Dalam persidangan ini, Allah tampil sebagai Pembela yang membenarkan orang-orang percaya dari segala gugatan hukum Taurat dan hukum negara. Allah tampil sebagai Pembela yang membebaskan orang-orang percaya dari segala tuntutan hukuman orang Yahudi dan pemerintah Roma.  Pembelaan Allah tidak berhenti sampai di sini, tetapi berlanjut pada kematian dan kebangkitan Kristus yang menebus kita dari belenggu kuasa maut, naik ke sorga dan duduk di sebelah kanan Allah, untuk meng-hakimi orang yang hidup dan yang mati, yakni sampai pengadilan akhir Yesus Kristus tetap menjadi Pembela kita. Yesus adalah Alfa dan Omega.

Keluarga Kristen hendaknya memahami bahwa Allah  menjadi Pembela kita yang selalu mengasihi Dia. Jika kita diperlakukan tidak adil, tidak manusiawi, kita tetap bertahan dalam keyakinan iman yang kokoh yang berdasarkan kasih Allah yang menyelamatkan supaya kita menjadi pemenang.  Amin.

Doa: Ya Tuhan, kami yakin Engkau  selalu menjadi Pembela kami di sepanjang hidup. Di saat menempuh bahaya, di saat mengalami ketidakadilan, belalah kami ya Tuhan. Amin.