Janji Manis Tuhan yang Digenapi

Yeremia 33:7-8

Ketika berbagi kisah tentang pengalaman hidup, sering kali kita mendengar ungkapan keluh-kesah dan ketidak-berdayaan, yang tentunya menginginkan untuk dipulihkan dari kenyataan hidup yang tertindih dengan berbagai persoalan. Dan hal yang demikian, juga menjadi pengalaman hidup umat Tuhan, baik yang dialami dan digumuli secara pribadi, maupun dengan masing-masing keluarganya.

Pengalaman hidup umat Tuhan di zaman nabi Yeremia, pun mengalami hal yang sama. Lalu, kabar menggembirakan tiba-tiba datang melalui sang nabi, yang tentunya disambut dengan semangat yang menggelora, di hati setiap umat. Bagaimana tidak. Dalam keterpurukan karena merasa tak berdaya lagi mengubah keadaan, terdengar Tuhan berfirman: Aku akan  memulihkan keadaan, dan akan membangun mereka seperti dahulu. Aku akan mentahirkan mereka dari segala dosa, dan akan mengampuni segala kesalahan yang mereka lakukan dengan berdosa dan dengan memberontak terhadap Aku.

Betapa baiknya Tuhan itu. Ia Maha mengetahui, keterbatasan umat-Nya, yang memang dalam banyak hal, termangu tak mengerti. Terhanyut ke dalam keputus-asaan, merasa tak bisa berbuat apa-apa. Apalagi dalam hal membebaskan diri dari dosa, hanya kuasa Tuhanlah yang sanggup mentahirkan atau menyucikan.

Firman Tuhan ini menjadi janji yang manis terhadap umat Israel, tetapi sekaligus bagi umat Tuhan di segala zaman. Apalagi, saat mengalami, digenapinya janji manis Tuhan. Dan itu pasti. Amin.

Doa: Janji-Mu Tuhan, seperti fajar yang selalu nyata di hari hidup kami. Maka teguh kiranya teryakini bagi kami, penggenapan janji pertolongan-Mu, kala hidup kami membutuhkannya. Amin.