Jangan Lari dari Tanggungjawab

Matius 27:24

  Mencuci tangan adalah sebuah kebiasaan yang sering kita lihat dan lakukan setiap hari. Lagi pula, aktivitas mencuci tangan adalah sebuah keharusan agar kita dapat hidup sehat.

Bacaan kita hari ini memberi penjelasan bahwa aksi mencuci tangan bukanlah sebuah aktivitas yang biasa, melainkan sebuah tindakan simbolis untuk menyatakan dihadapan umum bahwa seseorang tidak bersalah untuk sesuatu peristiwa kejahatan. Hal inilah yang dilakukan oleh Pilatus ketika ia tidak memiliki kekuatan lagi untuk menyatakan kebenaran yang berhubungan dengan tuduhan yang diajukan oleh orang banyak terhadap Yesus. Mencuci tangan adalah aturan dan tradisi taurat yang dilakukan orang Israel di zaman Perjanjian Lama (bnd. Ulangan 21:6-9). Akan tetapi perilaku orang Israel mengenai aturan mencuci tangan harus dilakukan dengan ketulusan dan kejujuran atas kehendak Allah (Mazmur 26:6). Pilatus tidak menunjukkan kejujuran menurut kehendak Allah. Pilatus melakukan hal ini hanya untuk melarikan diri dari tanggungjawabnya sebagai Wali Negeri yang harus mengadili dengan benar.

Oleh sebab itu, perenungan kita kali ini memberi motivasi (dorongan) agar orang percaya jangan sampai melarikan diri dari tanggungjawab yang hanya karena didesak atau ditekan oleh orang banyak, baik sebagai pemimpin, maupun sebagai kepala keluarga, ibu rumah tangga bahkan anak-anak; seperti yang disabdakan Tuhan Yesus: yang benar katakan benar dan yang salah katakan salah (Matius 5:37). Amin.

Doa: Ya Tuhan Allah, bimbinglah kami untuk selalu dapat menyatakan kebenaran sehingga kemunafikan tidak merenggut kasih karunia-Mu dalam diri kami. Amin.