Memikul Tanggungjawab Sekalipun Menderita

Matius 16:21

Keluarga Kristen yang diberkati Tuhan selagi hidup kita mempunyai tanggungjawab yang harus dikerjakan. Setiap orang yang percaya memiliki pengharapan supaya masa depannya menjadi baik. Masalahnya bagi kita ialah betapa sulitnya manusia melepaskan diri dari kebiasaan-kebiasaan yang tidak produktif. Manusia sering sulit melepaskan diri dari pengalaman masa lalu bahkan menjadikan hal itu sebagai tolak ukur. Ketika suatu saat dia gagal untuk suatu pekerjaan maka kegagalan itu yang menghantuinya.

Yesus datang untuk membaharui pola pikir manusia akan tetapi pembaharuan oleh Yesus tidak sejalan dengan pola pikir orang Yahudi, mereka masih terkurung dengan bayang-bayang kesuksesan zaman Daud. Mereka begitu sulit menerima perubahan itu sehingga pilihan yang ada ialah menolak dan menyalibkan Yesus. Misi Allah tetap harus di kerjakan oleh Yesus meskipun ada penolakan.

Sebagai keluarga kita harus mampu membawa perubahan, baik orangtua kepada anak atau sebaliknya. Mungkin kita akan berhadapan dengan penolakan, tapi tanggungjawab iman harus dikerjakan. Lebih dari itu sebagai orang Kristen yang hidup dalam pengharapan, kita tidak boleh tinggal di masa lalu, tapi harus menatap masa depan supaya menjadi baik demi kemuliaan bagi Tuhan. Amin.

Doa: Ya Tuhan, kami bersyukur sebab Engkau memandang kami layak ambil bagian dalam pelayanan gereja-Mu. Tolonglah kami untuk setia dalam memikul tanggungjawab supaya namaMu dimuliakan. Amin.

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here