Perkataan yang Benar

Wahyu 22:6-7

Dalam keadaan terhimpit diperlukan perkataan yang  tepat dan benar sehingga jemaat tetap sabar mengikuti Tuhan. Bahkan ada orang yang ditimpa dengan berbagai macam pergumulan tidak mendapatkan dukungan, penguatan melainkan memperbesar masalah.

Rasul Yohanes menerima Wahyu dari Tuhan Yesus tentang janji-Nya saat Dia datang kembali. Isinya adalah bahwa  mereka  yang  bertahan sampai akhir  akan berbaha-gia.  Ini bukan hanya sekedar perkataan yang disampaikan kepada rasul Yohanes sehingga orang dapat meragukannya. Mengapa janji ini tepat dan benar? Karena telah diulang-ulang dan disampaikan melalui Roh Allah kepada  para nabi.  Artinya, bukan baru sekarang ini saja disampaikan tetapi generasi telah berganti generasi dan hambatan tak pernah berhenti, tapi janji kebahagiaan itu tetap berlaku, Roh Allah juga telah memberi perkataan-perkataan atau janji ini kepada malaikat-Nya  untuk menujukkan kepada hamba-hamba-Nya  apa yang harus akan terjadi.

Sebagai keluarga Kristen dimasa kini diingatkan bahwa  janji-janji Tuhan adalah perkataan  yang tepat dan benar, sehingga  mereka dipanggil untuk memegang dan meyakini janji-janji-Nya. Memegang teguh perkataan janji Tuhan  menjadi  komitmen   kokoh  dalam kehidupan pribadi seorang Kristen.  Komitmen ini  disemai dan bertumbuh dengan subur dalam kehidupan rumah tangga, di mana suami, istri, anak-anak dan seisi keluarga untuk selalu  setia. Amin.

Doa: Tuhan Yesus tolonglah kami agar selalu teguh meme-gang janji-janji-Mu. Bentuklah agar itu menjadi komitmen yang kuat dalam hidup dan keluarga kami untuk selalu setia mengikuti Dikau. Amin.