Berprasangka Buruk Bukanlah Hal yang Baik

Kejadian 50:15

Ada ungkapan mengatakan bahwa pikiran menghasilkan tindakan. Pikiran  positif menghasilkan perbuatan  positif sebaliknya pikiran  negatif, berprasangka buruk jika tidak disikapi dengan bijaksana dapat menghasilkan perbuatan   jahat. Perbuatan di masa lalu  sering  menghantui kehidupan manusia yang membuat seseorang berprasangka buruk terhadap sesama. Mereka menduga-duga dengan pikiran yang tidak baik padahal orang yang diduga akan melakukan tindakan pembalasan atau perbuatan yang tidak baik sesungguhnya adalah orang yang baik hati, tidak berpikir untuk membalas perbuatan-perbuatan buruk masa lalu.

Nah, ketika Yakub meninggal, saudara-saudara Yusuf menduga bahwa Yusuf akan membalaskan dendamnya. Kejahatan mereka di masa lalu yang dilakukan pada Yusuf membayang-bayangi mereka. Sepertinya mereka berpikir bahwa, kejahatan akan dibalas dengan kejahatan, kejahatan yang mereka lakukan akan dibalas oleh Yusuf. Kebaikan Yusuf selama ini, menerima mereka untuk tinggal dengannya di Mesir  hanyalah karena Yakub ayah mereka masih hidup. Ketika sang ayah meninggal, saudara-saudara Yusuf  ber-prasangka buruk terhadap Yusuf.

Hari ini kita diingatkan untuk menguasai diri kita dari pikiran negatif dan prasangkah buruk. Dijauhkanlah keluarga Kristen dari hal itu. Sebab jika  hubungan keluarga, suami-istri, orang tua-anak, kakak-adik, antar sesama dikuasai prasangka pasti akan kehilangan harmonisasi hidup. Bisa saja akan terjadi tindakan yang jahat. Tumbuhkanlah pikiran yang positif, jauhkanlah prasangka buruk agar hidup keluarga kita selalu rukun dan damai. Amin.

Doa:Ya Tuhan, kami memberi diri dikuasai oleh Roh-Mu agar hati dan pikiran kami selalu diarahkan kepada kehendak-Mu. Jauhkanlah kami dari prasangka terhadap sesama karena  itu bukanlah tindakan yang baik, dengan demikian kami dapat hidup rukun dan damai. Amin.