Golongan Putih (Golput) adalah Dosa

Yohanes 19:8-12

          Hari ini semua warga Negara Indonesia sedang berada dalam suasana sukacita, karena pesta demokrasi, pemilihan calon legislatif, Presiden dan Wakil Presiden yang dilaksanakan secara bersama di seluruh pelosok tanah air. Di sinilah kuasa Allah harus dihadirkan, bahkan dalam kondisi tertentu,  hati kita diperhadapkan antara kuasa Allah dan kuasa dunia. Dari dua hal seperti ini banyak kali kita berada dalam kesulitan untuk memilih, yang akhirnya membuat kita tidak memilih apa-apa, baik terhadap kuasa Allah maupun kuasa dunia ini.

Dalam kondisi yang tidak memilih apa-apa (Golput) sering membuat kita beranggapan bahwa kita menang karena tidak terlibat dalam konflik apapun dari pilihan itu. Namun Pilatus pun berbuat demikian yang akhirnya membuat menjadi korban “golputnya” Pilatus.

Sebagai orang percaya, kita diminta untuk menentukan sikap dalam diri kita, kuasa mana yang akan kita andalkan dalam pesta demokrasi hari ini. Yang pasti ialah, kita akan memilih para wakil kita di lembaga legislatif (DPRD Kota/Kabupaten, DPRD Provinsi, DPR-RI, DPD-RI), dan memilih pemimpin Negara kita, Presiden dan Wakil Presiden. Artinya kita memilih untuk menentukan perjalanan Bangsa dan Negara Indonesia untuk lima tahun ke depan; maka pilihlah dengan hati nurani yang murni, andalkanlah kuasa Allah melalui iman kepada Yesus. Berdoa sebelum melakukan pemilihan  supaya  kita menyerahkan semuanya pada kehendak Allah. Amin.

 

Doa: Ya Tuhan Yesus, tuntunlah pikiran dan hati kami, kendalikanlah tangan kami serta kuasailah niat kami dengan kuasa-Mu, agar kami dapat menjadi alat-Mu untuk memilih para pemimpin bangsa Indonesia ini. Amin.