Pembagian Tugas Pelayanan

1 Tawarikh 6:39-47

Pembagian tugas dalam pelayanan gereja sangat penting untuk diterapkan. Gereja GMIM telah diatur sedemikian rupa  dalam Tata Gereja tahun 2016 tentang pola pelayan GMIM dengan pembagian tugas yang sangat jelas antara tugas Syamas, Penatua, Guru Agama dan Pendeta termasuk jadwal yang akan membawakan puji-pujian di setiap ibadah minggu.

Bacaan hari ini, ada kelompok nyanyian yang lain, yang berdiri di sebelah kanan yakni dari keturuanan Gerson yang diwakili oleh Asaf dan kelompok lain dari Bani Merari yang diwakili oleh Etan dan berdiri di sebelah kiri. Itu berarti ketiga anak Lewi dan keturunan mereka menjadi orang-orang yang melakukan pekerjaaan di Kemah Pertemuan. Mereka semua dikhususkan menjadi penyanyi koor di Kemah Pertemuan. Dengan demikian oleh Daud, semua keturunan Lewi yang mengambil bagian di Kemah Pertemuan, kehidupan mereka ada dalam penataan dan pengaturan Tuhan. Secara khusus, suku Lewi yang diatur dan ditata pekerjaan dan pelayanannya di Kemah Pertemuan supaya  kehidupan umat Tuhan senantiasa terhubung dengan Allah yang adalah Pemilik umat itu sendiri.  Pembagian tugas oleh Daud kepada suku Lewi  menunjukan bahwa keteraturan dan penatalayanan yang baik adalah sebuah  ungkapan iman   yang menghayati dan menyadari akan kekudusan.

Sebagai keluarga Kristen, kita diajak untuk beribadah kepada Tuhan dengan memberikan pembagian tugas untuk menyanyi, membaca Alkitab, membaca renungan Harian Keluarga dan yang berdoa. Semuanya merupakan satu kesatuan untuk menyembah Tuhan Allah dalam Yesus Kristus. Amin.

Doa: Ya Tuhan, bimbinghlah kami supaya kami keluarga dapat membagi tugas kerja dalam pelaksanaan ibadah  keluarga. Amin.