Tuhan Maha Bijak

Mazmur 104:24

Ketika kita berada disuatu dataran yang tinggi atau puncak gunung, lalu memandang alam sekitarnya pasti akan muncul rasa heran dan kagum. Keheranan dan kekaguman itu disebabkan oleh panorama alam yang indah. Kita memandang cakrawala (lengkung langit) dengan cahaya mentari, lautan, garis pantai dan pohon-pohon serta rerumputan yang menghijau bagaikan karpet yang lembut untuk dipijak. Dataran rendah yang penuh dengan rerumputan di sana hidup hewan dan binatang yang bersimbiosis mutualisme (saling ketergantungan). Ada aliran-aliran sungai yang mengairi dataran supaya membuat tanaman tetap bertumbuh tapi juga binatang dan hewan dapat minum. Keindahan suasana ini mengingatkan kita pada lagu: Indah Sebagai Di Eden.

Bacaan Alkitab hari ini menyaksikan pekerjaan Tuhan Allah yang begitu banyak dijadikan-Nya dengan kebijaksanaan. Kebi-jaksanaan Tuhan Allah nampak pada segenap ciptaan-Nya yakni, langit dan bumi serta segala isinya, termasuk pengaturan waktu siang dan malam. Karena itu Pemazmur berkata: “…bumi penuh dengan ciptaan-Mu”. Dalam Pengajaran Iman Kristen kita mengenal tentang Penyataan Allah yang khusus dan umum; Khusus menunjuk pada Yesus Kristus dan umum pada karya ciptaan-Nya. Kekaguman pada ciptaan Tuhan antara lain diungkapkan dalam lagu KJ No.64. BILA KULIHAT BINTANG GEMERLAPAN.”…Ya Tuhanku tak putus aku heran melihat ciptaan-Mu yang besar… sungguh besar Kau Allahku!”.

Kita sungguh  takjub dan kagum pada karya ciptaan Tuhan Allah yang indah dan mulia. Manusia yang diciptakan hampir sama seperti Allah dan telah dimahkotai dengan kemuliaan dan hormat (Mazmur 8), namun tidak dapat menyamai-Nya. Oleh karena itu marilah kita agungkan dan muliakan Tuhan Allah disetiap waktu dan tempat. Amin.

 Doa: Tuhan Allah Pencipta dan Pemelihara, kami sungguh memuji kebesaran-Mu. Engkau telah menciptakan langit dan bumi dengan segala  isinya yang membuat kami dapat hidup. Terpujilah Tuhan. Amin.