Kota Mulia yang Diberkati

Yeremia 33:9

Mengacu dari pernyataan yang disebutkan di ayat 7, mengenai janji Tuhan yang sedia memulihkan keadaan Yehuda dan Israel, maka akan langsung terpikir oleh kita, kota Yerusalem. Benar. Sebab, sekalipun ada beberapa kota yang terdapat di wilayah Israel, namun sebagaimana dipertegas di ayat 10b, jelas yang dimaksudkan di bacaan kita saat ini, menunjuk kota Yerusalem.

Sejak beberapa dekade lalu, sering terdengar dialunkan lagu: O Yerusalem, kota mulia, hatiku rindu ke sana. Hampir dapat dipastikan, kitapun menjadi bagian dari orang-orang yang sependapat dengan apa yang hendak dimaknai di syair lagu ini. Bahwa memang sering, kita mendengar perbincangan mengenai kota ini. Teramat sering pula, kita dengarkan ungkapan-ungkapan orang, yang merindukan untuk dapat ke sana, mengunjunginya. Mengapa demikian? Tuhanlah jawaban. Melalui firman-Nya yang baru saja kita baca dan dengarkan, kiranya membawa kita untuk dapat mengerti, betapa Yerusalem itu, memang harus selalu dielu-elukan. Terlepas dari kontroversi keberadaan penduduknya yang sering terlibat konflik, sebuah fakta tak terbantahkan, bahwa kota ini selalu menjadi sorotan dan pusat perhatian dunia, melebihi kota manapun yang ada dan pernah ada. Karena Tuhan memang telah berfirman, menetapkannya sebagai pokok kegirangan, ternama, terpuji dan terhormat bagi-Ku. Dengan demikian, kehendak Tuhanlah yang jadi atas Yerusalem, sebagai kota mulia yang diberkati. Tuhan menolong kita ke sana. Marilah kita menghayati bahwa kota Allah bukan saja Yerusalem tetapi juga dalam kehidupan kita sebagai gereja. Amin.

Doa: Menjadi kerinduan kami umat-Mu, untuk berada dalam keadaan yang diberkati. Maka di dalam kasih kemurahan-Mu, teranugerahkan kiranya bagi kami, keberkatan-Mu, dimanapun kami pergi dan berada. Amin.