Roh Memang Penurut Tetapi Daging Lemah

Matius 26 : 40 – 46

Kalimat ini disampaikan oleh Yesus kepada murid-murid-Nya yang tidak mau dan mampu berjaga-jaga dengan Dia. Mereka membiarkan, Ia bergumul sendiri. Sebag tak mampu menahan keinginan untuk tidur.

Ketidak mampuan untuk berjaga-jaga dan berdoa, adalah sifat kedagingan. Kita sering membiarkan kemalasan dan ketidak  waspadaan dalam hidup kita. Akibatnya kita membuka diri dalam pencobaan. Atau bahkan jatuh ke dalam pencobaan. Yesus memberikan kita keteladanan, bagaimana mengalahkan kedagingan yaitu berdoa. Suatu tindakan untuk bergantung kepada Bapa. Isi doan yang sama selama 3 kali dan dilakukan-Nya berjam-jam. Menunjukan bahwa Yesus serius menghadapi persoalan-Nya.

Tidur dibutuhkan oleh tubuh kita, namun membiarkan diri untuk tidur dalam menghadapi perbumulan yang berat adalah tindakan masa bodoh dan tidak alkitabiah. Sebab member prosi yang besar bagi kedagingan atau kelemahan manusiawi untuk menguasai kita.  Kalupun itu pernah terjadi dalam hidup kita, jangan biarkan hal itu terulang kembali. Mohonlah kepada Tuhan agar Roh-Nya yang menuntun keluarga kita untuk tetap berjaga-jaga dan berdoa. Amin

Doa : Ya Tuhan, kepada-Mu kami bermohon, supaya kami dimampukan mengatasi kelemahan kami dengan doa yang tekun. Amin

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here