Kasih Karunia Allah Mendorong untuk Membangun Hidup yang Baru

Titus 2:12b

Di Tahun Baru 2019 ini, segenap umat percaya terajak untuk menjalani hidup dengan mengandalkan kasih karunia Allah yang menuntun, menyediakan dan menyelamatkan kita. Kasih karunia yang dialami seharusnya mengingatkan seseorang untuk menjalani suatu hidup yang baru. Hidup yang bermakna memiliki tenaga, kesanggupan atau kekuatan untuk hidup kudus. Kasih karunia Allah akan memampukan orang untuk menjalani kehidupan yang baru, suatu kehidupan yang berkenan kepada Allah. Kita akan memiliki kepekaan untuk melakukan apa yang menjadi kehendak Allah dalam hidup kita. Dampak dari anugerah keselamatan yang diberikan Allah bagi kita adalah kemenangan atas kuasa dosa. Itulah sebabnya sebagai orang percaya kita harus menyadari bahwa kita memperoleh kuasa untuk mengalahkan kuasa yang menyeret kita kepada kejahatan, sehingga memungkinkan kita untuk menjalani kehidupan yang baru. Ketika kita berserah sepenuhnya kepada Allah, maka kemampuan untuk menjalani hidup yang benar semakin nyata dalam hidup kita.

Kasih karunia yang menyelamatkan akan memampukan kita untuk membangun hidup yang baru, yang memiliki tiga ciri utama: bijaksana, adil dan beribadah. Bijaksana memiliki makna pikiran yang sehat, kesadaran yang baik, kepala dingin, tenang, sabar, hati-hati dalam bertindak, menunjukkan penguasaan diri. Oleh karena itu, bijaksana berarti kemampuan untuk menahan diri terhadap dosa dan memilih untuk melakukan kebenaran firman. Adil bermakna jujur, tulus, bertindak dengan tepat dan baik. Beribadah berarti penuh iman, kehidupan yang saleh, pengabdian diri. Adil berarti kita memberikan hak yang seharus-nya kepada seseorang sebagaimana kita juga menginginkannya dari orang lain. Beribadah bertujuan untuk mempersembahkan tubuh dan apa yang dimiliki untuk melayani dan memuliakan-Nya. Marilah kita bersyukur memasuki Tahun Baru 2019 ini, penuh dengan pengharapan, berkat dan kasih karunia. Mari kita meraih segala harapan dan cita-cita sekaligus menghadapi segala tantangan dan rintangan dengan bijaksana, adil dan beribadah. Tahun 2019 ini adalah waktu Tuhan, untuk menyatakan kemurahan, kebaikan, kasih dan sayang bagi umat percaya. Amin.

Doa: Ya Tuhan, berilah kepekaan dan kesadaran dengan sepenuh hati serta persembahan diri kami untuk menjalani kehidupan baru sesuai dengan kehendak dan rencana-Mu. Amin.