Manusia Fana

Mazmur 146:4

Manusia sering fokus dengan hal-hal yang sementara dan melupakan apa yang kekal atau abadi.Sering kita menduga bahwa kita mengejar sesuatu yang penting namun sebenarnya sedang mengabaikan yang lebih penting. Sebelum hidup berakhir, apakah yang telah saya perbuat di hidup ini? Dimanakah saya akan menghabiskan keabadian saya? Di sorga atau neraka? Kita ingat bahwa nyawa seseorang bisa dengan mudah hilang, dengan berbagai cara, tidak peduli apakah dia sudah tua, masih muda, kaya maupun miskin. Tidak ada yang dapat bertahan hidup di dunia ini. Kematian tidak dapat ditolak dan manusia mempunyai keterbatasan.

Si pemazmur menyadari tidak dapat berharap dari manusia yang fana karena hidup, pemikiran, segala kemegahannya akan melayang bersama kematiannya. Peringatan ini diberikan supaya mereka percaya kepada Tuhan yang memberi hidup kekal. Hanya Tuhan yang dapat memberikan keselamatan.

Keluarga Kristen diingatkan bahwa ketidakberdayaan manusia adalah betapa fananya manusia itu. Segala sesuatu  kemegahan yang dimiliki manusia akan lenyap. Selama kita hidup di dunia ini jadilah keluarga Kristen yang setia dan takut akan Tuhan. Janganlah melakukan sesuatu yang sia-sia di dalam umur dan hidup yang singkat ini. Karena itu kita tidak boleh mengandalkan kekuatan manusia dan hal-hal yang sementara tetapi mengandalkan kekuatan dan kuasa Tuhan yang memberi kekekalan. Amin.

Doa: Ya Tuhan Allah yang kekal, ampunilah kami yang seringkali tidak menyadari segala keterbatasan kami. Ajar kami untuk berharap kepadaMu dan lebih setia serta takut akan Engkau dalam hidup ini. Biarlah apa yang kami lakukan dalam hidup ini untuk pujian dan kemuliaan namaMu. Amin.