Kesediaan Menggenapkan Seluruh Kehendah Tuhan

Matius 3:15a

Inilah ungkapan Yesus disaat akan menerima pelayanan Baptisan dari Yohanes Pembaptis. Ungkapan Ini juga menyatakan kerendahan hati Yesus untuk menggenapi seluruh kehendak Allah. Yesus sesungguhnya tahu siapa diri-Nya, tetapi semua ini dilakukan sebagai tanda ketaatan-Nya terhadap kehendak Allah. Kita juga mengerti bahwa Yesus tahu bahwa Yohanes diutus Allah mendahului Dia untuk mempersiapan “jalan” bagi pelayanan Yesus.

Sebagai orang-orang percaya, kita hidup di satu pihak mengakui kepemimpinan Kristokrasi (Pemerintahan Kristus) yang secara “Roh” bekerja menurut kehendak dan keinginan-Nya. Karena itu, kita membutuhkan kepekaan untuk senantiasa berusaha mendengar suara-Nya dalam Doa dan Firman, tetapi di pihak lain kita juga mengakui perlunya organisasi/lembaga Gereja yang menggumuli berbagai persoalan yang ada dalam diri gereja sebagai orang-orang percaya yang tidak luput dari godaan-godaan untuk berbuat dosa. Karena itu, gereja butuh aturan-aturan yang bersumber dari berdoa dan membaca Alkitab demi kelancaran pelayanan, menjawab kebutuhan pelayan dan ketertiban pelayanan, baik secara pribadi maupun melalui rapat dan sidang-sidang gerejawi.

Marilah sebagai keluarga Kristen bertanggung-jawab atas proses penggenapan kehendak Allah dalam Yesus Kristus melalui kerja dan pelayanan kita. Amin.

Doa: Tuhan Yesus, ajarlah kami untuk patuh pada kepe-mimpinan dalam dalam semangat Kristokrasi, tetapi sekaligus terus belajar dari Gereja-Mu untuk taat pada aturan-aturan yang bersumber dari Doa dan Perenungan Firman-Mu dari Alkitab. Amin.