Akibat Pilihan yang Salah

Yohanes 19:1-3

        Dalam kehidupan kita sehari-hari menentukan sebuah pilihan selalu berakibat pada peristiwa hidup selanjutnya. Apabila pilihan itu salah maka selalu berdampak tidak baik dikemudian hari.

        Bacaan kita hari ini, pilihan Pilatus atas diri Yesus untuk dihukum adalah sebuah pilihan yang salah dan berakibat pada penghukuman atas Yesus yang dimulai dengan penyesahan (pemukulan) yang mengerikan. Cara penyesahan orang Romawi ialah: melucuti pakaian orang hukuman, kemudian membungkukkan tubuhnya pada sebuah tiang yang pendek dengan tangan terikat, dan alat penyesahnya adalah sebuah gagang kayu pendek dengan beberapa tali kulit yang pada ujung tali kulit itu diikatkan potongan-potongan besi kecil atau tulang. Lalu dua orang yang berdiri disamping kiri dan kanan akan memukul punggungnya yang mengakibatkan daging punggung korban akan tersayat-sayat hingga pembuluh-pembuluh darah dan urat nadi serta organ-organ yang ada di dalam tubuh dapat dilihat dari luar. Sering korban sudah mati sementara penyesahan masih dijalankan.

Sebagai keluarga Kristen kita mendapat   dua pelajaran penting yaitu: pertama bahwa pilihan yang salah atas sebuah peristiwa tidak hanya mendatangkan kerugian bagi diri sendiri, tapi juga mengorbankan orang lain yang belum tentu melakukan kesalahan. Kedua bahwa kesaksian Alkitab tentang penderitaan Yesus selalu akan menghentar kita pada sebuah perenungan bahwa betapa dosa kita teramat besar, dan kasih Allah dalam Yesus Kristus yang sempurna menanggung semua derita agar kita beroleh selamat. Amin.

 Doa: Ya Tuhan Yesus berikanlah kami hikmat dari pada-Mu, agar kami tidak salah memilih dalam berbagai peristiwa kehidupan dan tidak mengorbankan orang lain. Amin.