Hidup yang Berserah Kepada Tuhan

Yehezkiel 47:2

Yehezkiel dituntun oleh utusan Allah  keluar dari Bait Allah, untuk melihat tentang peristiwa air yang membual dari seberang selatan Bait Allah. Tergambar di sini betapa Yehezkiel menjadi sosok yang taat, patuh kepada kehendak Allah. Sikap seperti inilah yang membuat Yehezkiel dapat mengetahui rencana Allah dalam hidupnya dan bangsa Israel.

Sikap yang penurut dan  selalu berserah kepada Allah adalah kunci keberhasilan pelayanan dari Yehezkiel. Hidup yang berserah pada kehendak Allah membuat dia mengalami berbagai persitiwa yang indah sebab cara hidup nabi Yehezkiel yang berusaha untuk mengikuti semua kehendak Tuhan. Kesuksesan hidup bukan terjadi karena kehebatan, kecakapan, ataupun kepintaran Nabi Yehezkiel dan umat-Nya tetapi kesuksesan hanya ditentukan oleh Tuhan. Kalau  menurut kehendak-Nya pasti  berhasil. Firman  Tuhan   dalam kitab   Yeremia 17:7: “Diberkatilah orang yang mengandalkan Tuhan”. Jelas sekali bahwa Tuhanlah yang menentukan kesuksesan kita.

Sebagai keluarga Kristen, marilah kita mengandalkan Tuhan, berserah kepada Tuhan, hidup menurut  kehendak Tuhan. Semua sikap dan prilaku yang tidak berkenan kepada Tuhan hendaknya ditinggalkan. Kita mau hidup dalam kehendak-Nya yang senantiasa  menolong dan memberkati kita. Berserah kepada Tuhan Allah dalam Yesus Kristus   yang  menjawab pergumulan  yang kita alami. Amin.

Doa: Ya Tuhan tuntunlah hidup kami untuk selalu melakukan kehendakMu, dan mampukkan kami untuk meninggalkan hidup yang bertentangan dengan kehendak-Mu. Amin.