Tak Terpisah dari Kasih Kristus

Roma 8:38-39

Banyak hal yang dapat memisahkan orang percaya dari kasih Kristus. Bukan karena faktor Allah tetapi karena kita sendiri. Paulus dalam bahasa retoris (bentuk pertanyaan yang sebenarnya adalah jawaban) menyebutkan tujuh hal, yakni: penindasan, kesesakan, penganiayaan, kelaparan, ketelanjangan, bahaya dan pedang.

Rasul Paulus menyebutkan bahwa baik maut maupun hidup, baik malaikat-malaikat maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada sekarang maupun yang akan datang, atau kuasa-kuasa, baik yang di atas maupun yang di bawah, ataupun sesuatu makhluk lain. Tetapi semua hal tersebut tidak sebanding dengan kasih Kristus, sehingga tidak akan sanggup untuk memisahkan kasih itu dari kita. Kasih tersebut yang merekatkan dan mengutuhkan persekutuan jemaat. Tidak ada yang dapat memisahkan kita dari kasih Allah karena kita adalah orang-orang lebih dari pemenang. Allah sendiri yang menjadikan kita lebih dari pemenang.

Keluarga Kristen dalam kenyataan hidup, ada yang rela melepaskan iman sejati hanya karena ingin mendapatkan kemenangan, kekuasaan,  jabatan dan  kekayaan materi serta jodoh tanpa melalui jalan Kristus. Sebagaimana sebuah perpisahan sering meninggalkan bekas luka. Marilah kita menempatkan Kristus sebagai prioritas dan sumber hidup. Kasih-Nya yang demikian besar, yang sudah menyelamatkan kita melalui kematian dan kebangkitan-Nya. Amin.

 

Doa: Ya Tuhan, terima kasih atas kasih-Mu yang tak terhingga. Ajarlah kami mempraktekkan kasih-Mu kepada semua orang, terlebih khusus kepada keluarga kami. Amin.