Allah  Sanggup Membebaskan

Daniel 3:16-17

Keyakinan sejati adalah percaya bahwa Allah sanggup melepaskan hamba-hamba yang dipilih dan dikasihi-Nya dari berbagai ancaman yang mematikan. Tak ada yang tidak mungkin bagi Allah. Ia sanggup melepaskan (Aramic: yakel-mampu mengalahkan apa saja) menunjuk pada suatu kuasa  tiada bertara yang tidak dapat dibendung dan ditahan oleh kekuatan apapun di dunia ini.

Nebukadnezar sebagai Maharaja yang kuasanya tak dapat dilawan dan dikalahkan, dengan cara apapun, akan dilakukan-nya, termasuk perapian yang menyala-nyala sebagai hukuman bagi yang tidak menyembah patung. Namun kuasa Tuhan yang membebaskan hamba-hamba-Nya Sadrakh, Mesakh dan Abednego dari perapian yang menyala-nyala, sebagai bukti bah-wa Nebukadnesar tidak berkutik. Mereka hanya percaya kepada Allah yang sanggup melepaskan mereka dari hukuman mati.

Keluarga Kristen seringkali berada dalam cengkraman dan ancaman kuasa-kuasa dunia. Banyak yang gagal dengan  berdalih: cerdik seperti ular, sebagaimana yang diajarkan Tuhan Yesus. Padahal Tuhan Yesus tidak mengajarkan kita untuk kompromi. Dia mengingatkan kita untuk “tulus seperti merpati”, ini yang dikedepankan oleh Sadrakh, Mesakh dan Abednego. Marilah kita memegang teguh kesetiaan dan ketaatan kita  kepada Tuhan Allah di dalam Yesus Kristus yang mampu membebaskan kita dari belenggu dosa. Amin.

Doa:  Ya Tuhan anugrahkan hikmat-Mu bagi kami sebagai keluarga Kristen untuk tetap tahan dengan tantangan dan godaan. Jauhkan kami, jatuh ke dalam pencoban. Amin.